Friday, September 26, 2008

Kehilangan

Ada yang pernah kehilangan??? Kehilangan karena ditinggalkan orang yang sangat dicintai... Rasa kehilangan ini bukan rasa yang muncul sekedar dari putus cinta, cerai, atau apalah yang berhubungan dengan cinta eross. Melainkan rasa kehilangan yang muncul karena orang yang kalian cintai sudah tidak dapat kalian temui dimanapun di muka bumi ini... Lalu, bagaimana kalian semua mengatasi rasa kehilangan itu??

Semalam saya menonton Laskar Pelangi di Blitz Megaplex yang di Pasific Place bersama beberapa teman-teman plurker Jakarta. Film yang bagus, tapi saya sedikit kecewa karena menurut saya banyak cerita yang lebih menarik di novelnya tidak tergambarkan disana. Ah, sudahlah... Pada saat ini saya tidak ingin membicarakan film itu, karena saya yakin beberapa teman sudah membuat reviewnya..

Semalam pada saat scene Ibu Muslimah menemukan Pak Harfan meninggal di ruang guru, saya terbawa emosi di film itu. Melihat Ibu Muslimah menangis dan berkabung berhari-hari, membuat saya kembali berada di tanggal 18 Mei 2004... Hari dimana saya sangat kehilangan dia yang sangat saya cintai. Dan setelah sekian lama saya tidak menangis karena mengingatnya, sayapun merasakan lagi apa yang disebut kehilangan. Sejujurnya, saya berusaha untuk sesedikit mungkin mengingatnya, karena saya akan selalu menangis jika harus mengenang masa itu...

Saya tahu, saya akan terus mendapatkan situasi dimana saya harus mengalami rasa kehilangan ini lagi...

7 comments:

didut said...

yg sabar yah tet *hugs*

Gage Batubara said...

Pantas matamu berkaca-kaca waktu itu, kenapa gak bersandar dibahuku?

pporicrazy said...

jangan bersandar di bahunya gage...
ada peletnya...
hakzhakzhakz...

cK said...

ugh utet... jangan sedih lagi ya.. *peluks*

fahmi said...

yang sabar ya.. 'episode' itu mau ga mau memang harus dilewati...

*belum nonton Laskar Pelangi :(

brainwashed said...

berbahagialah mereka yang masih bisa menitikkan air mata di saat emosi sudah ga lagi bisa terbendung. menangislah selagi bisa.

ttg kehilangan, semua orang pasti pernah / akan kehilangan orang yg dicintai. all things must pass away.
bagi saya, mereka yang telah pergi tetep ada di hati, meskipun wujudnya sudah ga ada, tapi saya masih bisa merasakan kehadiran jiwa mereka. saya menganggap mereka masih ada disekeliling kita, dengan begitu saya ga bersedih lagi.

babibanting said...

ada yang pada saatnya, pergi. itu kemestian. bukan soal semata kisah kehilangan. tapi terbitkan kesempatan; biar kasih teralami oleh yang lain dan menghidupi yang tinggal..